Konflik dan Hari Buruh Internasional

intro

Hari ini 30 april 2015, banyak gejolak konflik saling berbenturan di dalam pikiran, menyebabkan kepala penulis sedikit sakit entah karena memang ada penyakit materi atau penyakit non materi berbenturan di kepala, dan ini merupakan konflik pertama yang dialami diri penulis.

Pada paragraf-paragraf selanjutnya di bawah, pembaca akan menemukan beberapa konflik selanjutnya sehingga terlahirlah  tulisan ini.

tentang penulis; ini merupakan tahun keempat dalam studi saya menimba ilmu pengetahuan di dunia perguruan tinggi dan sekarang (1) sedang berkutat dengan tugas akhir menyelesaikan kuliah yang tidak terlalu sulit untuk segera diselesaikan namun terkadang cukup membebani, karena di sisi lain (2) dinamika dan kesibukan dalam organisasi pergerakan (dalam kepala saya) turut ingin mendapat perhatian penuh, juga (3) tentang romantika, ya tentang romantika, di mana sering muncul pertanyaan; bung karno itu lebih memperjuangkan negara ataukah perempuan? Juga romantika science dan rommantika materi marxist melawan romantika idealis hegel,, tak ayal pertanyaan yang sama kembali muncul untuk diri saya sendiri dengan sedikit tambahan yang semakin memusingkan kepala; (4) bila saya, manakah yang lebih diperjuangkan negara ataukah perempuan ataukah tugas akhir?……………………., tidak mudah dijawab. Butuh berhari-hari untuk menemukan jawaban atas pertanyaan tersebut tentunya dengan mempertimbangkan jawaban yang logis dan bijak. Syukurnya hari ini saya mendapatkan sedikit gambaran jawaban, yaitu saya akan terlebih dahulu memilih NEGARA beserta cinta dan beserta organisasi perjuangan, beserta dunia akademika, bersama para tani, bersama para buruh, bersama para pedagang kecil, bersama para pemulung, bersama pegawai-pegawai kecil, bersama para kaum melarat bersama seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali, kenapa? Karena bila NEGARA dapat mewujudkan SOSIALISME INDONESIA maka kejahatan pembegalan, perampokan, pencurian, penindasan, pertikaian, korupsi, hukum yang tidak adil-tidak akan terjadi dan cinta dengan sendirinya akan datang, kesuksesan di dunia pendidikan tidak lagi menjadi masalah, semua orang baik miskin maupun kaya dapat berjalan bersama-sama menyelesaikan studinya di dunia pendidikan sehingga kesejahteraan umum itu dapat terwujud di bumi Indonesia. Itulah cita-cita luhur yang dibayar oleh darah para pejuang kemerdekaan guna diwariskan oleh para penerus bangsa, saya pikir demikian.

tentang negara; (5) tentang Hukuman mati yang dilaksanakan di tanah ibu pertiwi oleh pengkhianatan anak-anak bangsa terhadap sila ke-dua pancasila: kemanusiaan yang beradab sebagai ideologi bangsa, (6) petani yang membeli pupuk dengan harga mahal, (7) bbm yang terus naik yang mengakibatkan banyak pengguna kendaraaan motor yang tewas di jalan raya ditabrak pengendara lain karena bahan bakarnya habis di tengah jalan, (8) diperberat dengan kehidupan para marhaen yang semakin melarat dan (9) kaum buruh yang semakin tertindas, (10) point ke-sembilan yang akan saya bahas pada tulisan ini; paragraf selanjutnya.

konflik tentang kaum buruh yang semakin tertindas.

Besok merupakan tanggal 1 mei 2015 merupakan hari buruh internasional yang mengajak kita untuk sejenak berpikir setiap usaha kerja keras dan produk yang dihasilkan oleh para buruh dunia untuk menciptakan jasa dan sebuah produk dalam sebuah perusahaan, hari ini banyak produk dan jasa yang dihasilkan oleh para kaum buruh dunia (kaum pekerja) dan sudah tidak ternilai lagi berapa ratus ribu triliun keuntungan yang dihasilkan memenuhi bank-bank dunia, sayangnya beratus ribu triliun uang hasil produksi para buruh dunia tadi itu masuk kepada kantong-kantong pribadi pemilik modal dan buruh hanya diberikan sangat sedikit dari keuntungan yang sangat banyak tersebut. Dari uang yang sangat sedikit tersebut buruh hanya mampu untuk makan dan minum,hanya untuk sekedar hidup agar dapat terus bekerja kepada perusahaan tersebut; inilah sistem penindasan manusia atas manusia era baru yang diciptakan oleh para pemilik modal yang juga berdampak pada matinya daya kreasi cipta para kaum buruh, proses ketergantungan ini berlangsung sampai para buruh tidak lagi mempunyai tenaga untuk dihisap oleh para pemodal dunia, sampai mati. Idealnya sebuah perusahaan haruslah dapat membangun bersama-sama para buruh, bekerja bersama dan mendapat hasil yang sama, jika prinsip ini yang dipakai oleh setiap perusahaan maka perlahan sosialisme (kesejahteraan) dunia dapat terwujud, seperti mengutip pernyataan Mahatma Gandhi: dunia cukup untuk memenuhi kebahagiaan semua orang tapi tidak cukup untuk memenuhi kerakusan satu orang. Hidup buruh internasional !

Mahatma Gandhi (1869-1948)

Mahatma Gandhi (1869-1948)

ps. Konflik pastilah selalu menghasilkan sesuatu seperti kelahiran, Kematian, pembangunan, penghancuran, pembangunan kembali, persatuan, perpisahan, revolusi, kemerdekaan, kemiskinan, kekayaan, keuntungan, kerugian, kesehjateraan yang kesemuanya terbagi dalam baik dan buruk. Penulis-pun mengakui bahwa tulisan ini juga merupakan buah dari konflik, baik atau buruknya penulis serahkan kepada pembaca, sekiranya bermanfaat. Merdeka !

17 Agustus 2014 – 69 Tahun Indonesia Merdeka │Independence Day of Indonesia

17 Agustus 2014 – 69 Tahun Indonesia Merdeka │Independence Day of Indonesia

Pasola

Pasola Wanukaka

Pasola berasal dari kata “sola” atau “hola”, yang berarti sejenis lembing kayu yang dipakai untuk saling melempar dari atas kuda yang sedang dipacu kencang oleh dua kelompok yang berlawanan. Setelah mendapat imbuhan `pa’ (pa-sola, pa-hola), artinya menjadi permainan. Jadi pasola atau pahola berarti permainan ketangkasan saling melempar lembing kayu dari atas punggung kuda yang sedang dipacu kencang antara dua kelompok yang berlawanan. Pasola merupakan bagian dari serangkaian upacara tradisional yang dilakukan oleh orang Sumba yang masih menganut agama asli yang disebut Marapu (agama lokal masyarakat sumba). Permainan pasola diadakan pada empat kampung di kabupaten Sumba Barat. Keempat kampung tersebut antara lain Kodi, Lamboya, Wonokaka, dan Gaura. Pelaksanaan pasola di keempat kampung ini dilakukan secara bergiliran, yaitu antara bulan Februari hingga Maret setiap tahunnya.

Read More