faith and action

faith and action

Saya memimpikan sebuah kota, sebuah negara, sebuah dunia yang penuh KASIH. bukan sebuah tempat yang penuh dengan rumah peribadatan namun anggotanya tidak MELAYANI lewat KASIH. anggota yang masih angkuh untuk MELAYANI setiap rakyat jelata, setiap miskin, setiap kusta, setiap penjahat, setiap pelacur, setiap MANUSIA, setiap budaya. setiap AGAMA, setiap yang membutuhkan. KASIH yang universal.
KASIH bukanlah harus melalui pelayanan MATERI (kebendaan), contoh NON MATERI misalnya dengan tersenyum kepada sesama umat MANUSIA, sayangnya GENGSI dan KEMUNAFIKAN terlebih dahulu menyapa; tersenyum bila dia terlebih dahulu tersenyum, tersenyum bila dia bermateri, tersenyum bila, bla bla bla…
ironi bila melihat pemimpin kota, kabupaten maupun propinsi yang notabene beragama Kristen masih berperilaku seperti pemimpin-pemimpin feodal ROMAWI dan YAHUDI kuno yang belum mengenal dan menerima YESUS KRISTUS yaitu perilaku elitis, gengsi dan menunggu untuk dilayani yang padahalnya setiap dua kali seminggu selalu pergi ke rumah peribadatan melebihi masyarakat umumnya, entah apa yang dilakukan. pemimpin tertinggi umat kristiani di seluruh dunia ialah YESUS KRISTUS yang lahir di kandang domba, Ia lahir bukan di istana, di rumah sakit, penginapan mewah dan sebagainya, hidupnya dihabiskan untuk melayani bersama peminta-minta (orang miskin), nelayan, orang asing, orang penyakitan, anak-anak kecil, dan sebagainya. kekuasaannya digunakan untuk MELAYANI orang melarat yang sangat membutuhkan, bukan untuk semakin mensejahterankan elitis seperti pemimpin era sekarang.

sebagai akhir ijinkan saya menyimpulkan tulisan ini menjadi dua point penting kepada pembaca yang budiman dan penuh kasih;
(1)IMAN terletak pada kepercayaan atas perbuatan yang dilakukan berkenan bagi YESUS KRISTUS, bukan terpisah antara PERCAYA dan BERBUAT, PERCAYA ADALAH BERBUAT. IMAN ADALAH PERBUATAN BAHWA kita PERCAYA pada YESUS KRISTUS sebagai Anak ALLAH. bila tidak maka konsekuensinya adalah jelas MATI. (Yakobus 2:17)
(2)KASIH merupakan alasan sang penebus dosa MELAYANI umat manusia melalui kematiannya. (Yohanes 3:16)
*jumat agung, 03 april 2015.

referensi:

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Yohanes 3:16

“Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.” Yakobus 2:17

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>