Ritual Bijalungu Hiu Paana di Wanukaka 2016

hiu paana wanukaka sumba barat

hiu paana wanukaka sumba barat

Bijalungu Hiu Paana merupakan ritual yang dilaksanakan untuk menyambut musim baru.

Bijal artinya meletakan sedangkan Hiupaana adalah nama sebuah hutan kecil. Dinamakan demikian karena puncak seremoninya dilaksanakan dengan meletakan persembahan di hutan itu, tepatnya di sebuah gua kecil keramat.

Pada malam sebelum acara puncak, banyak benda-benda keramat yang dikeluarkan untuk disucikan. Para warga pun antri untuk mendapatkan berkat para Rato lalu bergantian menari sepanjang malam. Karena merupakan upacara menyambut musim baru, banyak ritual ramal meramalnya, antara lain ritual penyembelihan ayam oleh Rato (pendeta) Marapu dimana kondisi usus ayam mengindikasikan baik buruknya hasil panen mendatang.

Lalu ritual mengamati Manu Wulla Manu Laddu, sebuah batu bertuah yang menurut legenda merupakan pemberian penguasa langit kepada putrinya yang menikahi pria bumi. Jika posisi batu yang berada dalam gua di hutan Hiupaana itu rapat sempurna maka panen akan berlimpah, jika sebaliknya maka kemungkinan akan datang berbagai serangan penyakit.

Ada pula ritual Kabena Kebbo (lempar kerbau). Dalam ritual ini, seekor kerbau muda yang dipilih secara khusus sebagai hewan persembahan akan dihalau memasuki area upacara dan bersamaan dengan itu semua orang dipersilahkan melempar sang kerbau dengan buah pinang yang telah dibagikan. Jika mengenai dahi si kerbau, pelemparnya dipercaya bakal mendapat untung besar. Kena leher juga pertanda baik. Perut dan kaki dipercaya sebagai bagian yang kurang baik, dan masih banyak lagi.

Ritual ini dilaksanakan di kampung Weigali, hutan Hiu Paana, kecamatan Wanukaka, kabupaten Sumba Barat yang berjarak sekitar 18 km dari kota Waikabubak. pada tahun 2016 ini ritual ini dilaksanakan pada tanggal 02 Februari 2016.

dihimpun dari berbagai sumber.

Jadwal Pasola Sumba 2016

jadwal pasola sumba 2016

Pasola merupakan ritual tahunan yang diselenggarakan satu kali dalam satu tahun sebagai ungkapan syukur dan persembahan kepada para Marapu (Sumbanesse God/ Ancestors) yang ditandai dengan hadirnya cacing Nyale (Annelida dan Palolo virdis) hadir di pinggir laut sekitar wilayah pasola guna mendapat panen yang melimpah di masa yang akan datang.

Nyale Sumba

Nyale Sumba

Pasola di sumba dilaksanakan hanya di 3 kecamatan yaitu kecamatan Kodi, kecamatan Lamboya dan kecamatan Wanukaka. Berikut merupakan jadwal pasola yang diperoleh dari berbagai sumber:

Pasola Lamboya (kabupaten Sumba Barat): tanggal 02 februari 2016

Pasola Kodi (kabupaten Sumba Barat Daya): tanggal 26 dan 27 Februari 2016

Pasola Wanukaka (kabupaten Sumba Barat): antara tangggal 29 februari 2016

 

 

 

 

catatan: jadwal pasola ditentukan oleh Rato (tokoh adat) dengan cara melihat bulan yang sesuai dengan bentuk dan derajat tertentu.

Jadwal Pasola Sumba 2015

PASOLA SUMBA

PASOLA SUMBA

Pasola Lamboya (kab. Sumba Barat): 12 Februari 2015

Pasola Kodi (kab. Sumba Barat Daya): sebanyak 5 kali yaitu; 10,13,14 Februari 2015 dan dua pasola berikutnya belum ditentukan.

Pasola Wanukaka (kab. Sumba Barat): 12 Maret 2015

#

catatan: jadwal pasola ditentukan oleh Rato (tokoh adat) dengan cara melihat bulan yang sesuai dengan bentuk dan derajat tertentu.

nb: the scedule of pasola ceremony is decided by Rato (chieftain) by looking at the certain angel and certain shape of the moon.